Kota Madiun berulang tahun tepat 16 Juni lalu. Pesta Budaya dan Event menyambut kelahiran kota ini siap dihadirkan

Sejarah Kota Madiun yang didirikan  oleh Ki Ageng Ronggo / Ratna Dumilah memang mempunyai sisi strategis bagi pertumbuhan kekuasan Mataram pada waktu itu. Kini Kota ini berubah menjadi Kota Perdagangan dan Industri dengan pertumbuhan terbaik di bagian barat Jawa Timur.

Pesta Budaya siap diselenggarakan dalam format pawai. Rute yang dilalui meliputi Jl. Pahlawan tepatnya di Pendopo Karesidenan hingga Jl. Agus Salim tepatnya di depan SMPN 2  Madiun. Event tahunan seperti ini banyak diselenggarakan oleh kota – kota  di Indonesia dengan skala Internasional. Tengok saja Solo Batik Karnival dan Jember Fashion Karnival. Walaupun Pawai Budaya ini belum masuk ke dalam skala Internasional tetapi geliat warga, wisatawan domestik maupun asing, dan beberapa instansi terkait dirasa cukup antusias untuk mensukseskan acara ini.

Hubungan kedekatan Madiun  dan Ponorogo yang sama-sama di bawah Karesidenan Madiun mempunyai sinergi yang saling menguntungkan. Di satu pihak Budaya Reog Ponorogo dapat terangkat dengan diselenggarakannnya Pawai ini dan Madiun berhasil untuk menyelenggarakan event tahunan ini dengan skala yang lebih besar dari tahun sebelumnya dengan mengangkat budaya Indonesia. Terlebih Reog Ponorogo sudah cukup diakui untuk mewakili Indonesia dalam pertukaran Budaya Internasional dengan negara lain.

Jika Solo mempunyai Festival Batik Solo/ Solo Batik Carnival, Jember mempunyai namanya Jember Fashion Carnival di Madiun Pawai Budaya lebih mewakili daerah – daerah Jawa Timur untuk diangkat potensinya dengan adanya event tahunan ini.

Reog Ponorogo sebagai iringan pembuka Pawai Budaya Madiun

Beberapa Instansi Pemerintah, BUMN, Swasta, hinngga Sekolah mewakili Pawai Budaya ini. Salah satu yang menarik adalah munculnya delegasi Sekolah Menengah Umum Negeri 1 Madiun yang menggunakan baju jubah dengan motif Burung Merak.
Dari pihak Swasta Asing maupun Nasional Hotel Aston dan Sun City yang merupakan Icon Baru bagi pertumbuhan dan perdagangan hadir untuk meramaikan pawai budaya ini.


Menurut Walikota Madiun Bambang Irianto, Pawai Budaya ini akan dibawa ke event dalam Skala yang lebih besar, jika Solo dan Jember bisa kenapa kita tidak bisa ? Cetusnya.
Walikota yang menjabat untuk periode kedua ini menegaskan bahwa Madiun harus dapat mencapai pertumbuhan yang lebih baik dari sebelumnya. Melihat potensi kita banyak dan kita tidak kalah bersaing dalam kancah Nasional. Sebagai contohnya di dunia hiburan kita punya salah satu jebolan Indonesian Idol untuk tahun ini Martina Eza.




     
0 comments







Rinor "Rindu Order" adalah Komunitas Keroncong yang menjembatani antar Generasi agar lebih menikmati Musik Khas Indonesia. Dimotori oleh Bapak Muljo Prasedyanto dan Bambang Koeshendarto diharapakan eksistensi Musik Keroncong dapat diterima antar Generasi. Dengan Format In Lounge diharapkan musik tardisional ini dapat menjadi ekelusif dan berkelas.

Komunitas ini terbuka untuk umum dan bermarkas di Perumahan Gading Indah Blok D No 1 Jl. DI Panjaitan. Bagi para pecinta musik keroncong kami biasa siaran di RRI Pro 1 FM Madiun setiap minggu ke Lima di bulan tertentu. Bergabunglah bersama Komunitas Kami....
0 comments
Indonesia mempunyai beberapa kota modern yang siap untuk menjadi kota metropolitan baru. Selain Jakarta yang telah lama menganut sistem megapolitan dengan menghubungkan kota-kota penunjang sekitarnya. Ibukota Negara ini juga mampu menyetarakan dirinya sebagai deretan kota dunia yang mempunyai tingkat kemacetan luar biasa. Selain Jakarta, "Surabaya, Medan, Makasar, Bandung, Balikpapan, Semarang, Pekanbaru, Palembang, Yogyakarta, dan Denpasar" menjadi ikon baru bagi pertumbuhan kota modern. Beberapa Wilayah Kotamadya dan daerah otoritas seperti, Batam, Malang, Solo, Bogor, Cirebon, Tangerang Selatan, Bekasi, Purwokerto, Madiun mampu menumbuhkan konsep kota mandiri di Indonesia.

1. Jakarta



Ibu Kota Negara ini merupakan Kota Megapoliatan dengan tingkat kemacetan yang luar biasa. Belum ditemukan solusi yang tepat untuk mengatasi kemacetan di Jakarta. Monorail dan jalur MRT yang sedang dalam tahap pengerjaan juga bisa dikatakan lambat. Ketika Kota-Kota Besar di belahan Asia Tenggara sudah lama menjalankan konsep Transportasi Massal yang cepat dan murah di negaranya. Selain permasalahan kemacetan, banjir merupakan permasalahan tahunan yang harus dihadapi oleh Warga Jakarta dan sekitarnya. Setiap musim hujan banjir selalu datang tanpa kompromi siklus 4 tahunan kini tidak berlaku lagi bagi kota ini. Siklus banjir datang secara periodik tahunan. Terlepas dari permasalahan yang dihadapi kota ini, Jakarta menjadi Pusat Pemerintahan di Indonesia. Salah satu Pusat Perdagangan, dan Bisnis tersibuk di Asia.

2. Surabaya


Sebagai kota terbesar ke-dua di Indonesia. Ibu Kota Propinsi Jawa Timur ini digadang-gadang sebagai calon Kota Megapolitan. Daerah slum/ pinggiran seperti Sidoarjo, dan Mojokerto mampu bersinergi dengan kota ini. Dibangunnya pabrik-pabrik di kota Sidoarjo, dan Mojokerto adalah jawaban bahwa kota ini mewakili sebagai Kota Industri dan Perdagangan di Timur Jawa. Banyak para investor asing yang membangun usahanya di sini. Dibangunnya Mall. Hotel, Rumah Sakit Berstandar Internasional, dan Perumahan yang menganut Konsep Mandiri cukup membuktikan bahwa Surabaya mampu menjadi ikon baru di Timur Jawa.

3. Medan


Ibu Kota Sumatera Utara ini mejadi kota ketiga yang menganut konsep mandiri dan modern. Pelabuhan Belawan mampu menjadi basis Pelabuhan Internasional di wilayah Sumatera. Selain itu dibangunnya Bandara Internasional Kuala Namu sebagai bandara terbesar selain Polonia mampu membuktikan bahwa kota ini menjadi Pusat Perdagangan di Sumatera. Jl. Merdeka dan kawasan Merdeka Walk merupakan jalur tersibuk di Medan.

4. Makasar


Sebagai Icon Baru yang mampu menggeser Kota Bandung sebagai kota modern. Makasar dipandang sebagai Timurnya Indonesia di dalam Industri Pariwisata dan Perdagangan. Dibangunnya Trans Studio Makasar yang merupakan Indoor Theme Park terbesar setelah Trans Studio Mall Bandung menunjukkan bahwa kota ini sangat concern di bidang Pariwisata. Pantai Losari telah mengalami renovasi dan dipugar menjadi daerah Pariwisata.

5. Bandung


Sebagai Kota Pariwisata, Bandung berhawa dingin dan sejuk. Gudangnya Factory Outlet ini memang terkenal hingga ke mancanegara. Banyak turis asing dari negara tetangga yang menghabiskan waktu di sini hanya sekedar menikmati keindahan alam maupun berbelanja. Pada Peak Season dan akhir pekan kota ini menjadi kota yang paling sibuk dikunjungi oleh wisatawan. Hotel, Mall, dan tempat pariwisata menarik banyak dijumpai di kota ini.

6. Balikpapan


Kota Industri Minyak di Pulau Kalimantan ini menjadi kota yang strategis sebagai kota perdagangan. Balikpapan saat ini tumbuh menjadi kota modern baru. Banyak gedung-gedung pencakar langit hadir disini. Wajar bila kota ini menggeser Semarang sebagai kota besar ke-6 di Indonesia.

7. Semarang


Deretan Kota Tua bekas peninggalan Kolonial Belanda ada di wilayah Semarang Lama/ daratan, sedangkan Candi ada di wilayah Semarang Baru. Kota dengan julukan Kota Atlas ini dilalui oleh garis Khatulistiwa sehingga berhawa cukup panas di sebagian wilayahnya. Lawang Sewu adalah salah satu warisan kolonial yang mempunyai hawa msitis dan terkenal sebagai salah satu tempat paling angker di Indonesia

8. Pekanbaru


Ibu kota Propinsi Riau ini juga merupakan kota minyak di Pulau Sumatera. Berdirinya Industri Chevron dan beberapa Pertambangan Internasional semakin menjelaskan bahwa kota ini menjadi kota Industri di Pulau Sumatera.

9. Palembang


Yang unik dari Palembang adalah Sungai Musi dan Konsep Pasar Terapung di beberapa bagian. Sama halnya dengan Pontianak yang mempunyai Pasar Terapung Kota ini mempunyai sebuah Jembatan "AMPERA" - Amanat Penderitaan Rakyat yang diberi nama dari tokoh Arif Rahman Hakim ketika tewas dan diberi gelar sebagai Pahlawan AMPERA. Palembang juga mempunyai Fasilitas Olahraga Internasional yang cukup memadai. "Jaka Baring" pernah menjadi event olahraga tahunan terselenggaranya SEA GAMES selain Jakarta.

10. Yogyakarta


Warisan Keraton yang masih terjaga baik membuat kota ini sebagai Kota Budaya. Pihak Kasultanan mampu mempertahankan Warisan Budayanya seperti pada acara Pernikahan Agung "Royal Weeding" Putri Sultan Hamengkubuwono X. Banyak wisatawan mancangera yang datang ke sini untuk menikmati keindahan Tradisi Budaya Lokal yang tetap terjaga.

11. Denpasar


Wilayah Propinsi Bali secara keseluruhan memgegang peranan penting dalam Potensi Pariwsata Indonesia terhadap Dunia. Denpasar menjadi kota Pariwsata dan Perdagangan di Indonesia. Walaupun kota ini tidak mempunyai gedung pencakar langit layaknya kota-kota besar di Indonesia, tetapi kota ini mempunyai tingkat hunian hotel yang luar biasa. Banyak Brand-brand Internasional  membuka gerainya di mal Bali. Ajang Kontes Pemilihan Ratu Sejagad "Miss World" juga diadakan di kota ini dan Bali secara keseluruhan.

12. Otoritas Batam


Otoritas Batam merupakan kota dengan pendapatan perkapita terbesar di Indonesia. Upah Minimum  untuk kota ini adalah yang paling tinggi di Indonesia. Keluarga Habibie sengaja membuka wilayah Batam sebagai dermaga Pasar Internasional bagi pasar bebas di Indonesia. Wajar jika barang-barang dari negara tetangga Singapore dan Malaysia di jual murah di sini.

13. Malang


Sebagai kota wisata dan menjadi kota terbesar ke-2 di Propinsi Jawa Timur, Malang mampu menjadi tempat yang menarik bagi wisatawan domestik maupun asing yang singgah di sini. Banyak Hotel Bertaraf Internasional yang membuka usahanya di sini. Wilayah Malang dikenal sebagai Daerah Agrowisata bagi tanaman Apel. 

14. Solo


Kota Budaya Solo adalah kota yang tengah berkembang. Ketika masa kepemimpinan Joko Widodo sebagai Walikota Solo kota ini menjadi sorotan dunia. Walikotanya pun dianugerahi menjadi Walikota Terbaik Ketiga di Dunia oleh sebuah Lembaga Internasional "The City Major Foundation" selain itu Solo juga mendukung Industri Batik yang menjadi kebanggaan Indonesia. Kampung Batik "Laweyan" adalah salah satu contohnya.

15. Bogor


Kota Sejuk yang mempunyai 2 Istana Negara "Istana Bogor, dan Cipanas" menjadi bukti bahwa kota ini menjadi ajang pertemuan beberapa Konferensi Berstandar Internasional. APEC pernah diselenggarakan di kota ini. Selain itu Bogor mempunyai sebuah Kebun Raya yang menjadi rujukan bagi Para Peneliti Ilmiah Internasional untuk meneliti species tanaman yang ada di sini. Bunga Raflessia/ Bangkai adalah salah species yang banyak diteliti di tempat ini. Bunga ini dinamakan sama dengan penemu sekaligus pendiri Kebun Raya Bogor "Raflessia Arnoldi" 

16. Cirebon


Kota Minyak dan Udang ini makin berkembang sebagai Kota Mandiri. Ada wacana bahwa Kabupaten Cirebon akan dipisahkan dengan Propinsi Jawa Barat dan membentuk propinsi sendiri.

17. Tangerang Selatan


Daerah penyangga Jakarta ini kini berdiri sebagai Kota Mandiri dan Industri. BSD, Alam Sutera, Summarecon Serpong, Karawachi dan Pusat pemerintahan Pamulang menjadi wilayah yang terintegrasi.

18. Bekasi


Sama halnya dengan Tangerang Selatan, Bekasi adalah daerah penyangga bagi Jakarta. Wilayah Mandiri Summarecon Bekasi adalah salah satu kota yang terintegrasi dengan Kota Bekasi.

19. Purwokerto




Kota berhawa dingin ini masuk menjadi deretan kota besar di Indonesia. Kota ini juga terkenal sebagai Kota Pendidikan Ke-Tiga di Jawa Tengah setelah Semarang, dan Solo. Terdapatnya tempat wisata Batu Raden di kaki Gunung Selamat memiliki nuansa tersendiri bagi kota ini.

20. Madiun




Kota Perdagangan dan Industri di Barat Propinsi Jawa Timur ini kini menjadi ikon baru bagi kota besar di Indonesia. Terdapatnya Industri Strategis INKA "Indonesian Railway Industry" mampu menyerap banyak tenaga kerja di wilayah ini.
2 comments






Keseharian kami dihabiskan di tempat ini.... Madiun menjadi "Kota Perdagangan dan Industri" pada saat ini....Kota ini mulai berbenah bukan hanya pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah, tetapi pembangunan pusat perdagangan yang kian marak dikembangkan oleh beberapa pengembang di Indonesia.

History Of Madiun

Kota Madiun, adalah sebuah kota di Provinsi Jawa TimurIndonesia. Kota ini terletak 160 km sebelah Barat Kota Surabaya, atau 111 km sebelah Timur Kota Surakarta. Di Kota ini terdapat pusat Industri Kereta Api (INKA). Madiun dikenal memiliki Lapangan Terbang Iswahyudi, yakni salah satu pangkalan utama AURI, meski sebenarnya terletak di Kabupaten Magetan. Madiun memiliki julukan Kota Gadis, Kota Brem, Kota Pelajar, Kota Sepur, Kota Pecel, Kota Budaya, Kota Sastra, dan Kota Industri.


Kantor Karesidenan Madiun

Madiun merupakan suatu wilayah yang dirintis oleh Ki Panembahan Ronggo Jumeno atau biasa disebut Ki Ageng Ronggo. Asal kata Madiun dapat diartikan dari kata "Medi" (hantu) dan "Ayun-ayun" (berayunan), maksudnya adalah bahwa ketika Ronggo Jumeno melakukan "Babat tanah Madiun" terjadi banyak hantu yang berkeliaran. Penjelasan kedua karena nama keris yang dimiliki oleh Ronggo Jumeno bernama keris Tundhung Medhiun. Pada mulanya bukan dinamakan Madiun, tetapi Wonoasri.
Sejak awal Madiun merupakan sebuah wilayah di bawah kekuasaan Kesultanan Mataram. Dalam perjalanan sejarah Mataram, Madiun memang sangat strategis mengingat wilayahnya terletak di tengah-tengah perbatasan dengan Kerajaan Kadiri (Daha). Oleh karena itu pada masa pemerintahan Mataram banyak pemberontak-pemberontak kerajaan Mataram yang membangun basis kekuatan di Madiun. Seperti munculnya tokoh Retno Dumilah.
Beberapa peninggalan Kadipaten Madiun salah satunya dapat dilihat di Kelurahan Kuncen, dimana terdapat makam Ki Ageng Panembahan Ronggo Jumeno, Patih Wonosari selain makam para Bupati Madiun, Masjid Tertua di Madiun yaitu Masjid Nur Hidayatullah, artefak-artefak disekeliling masjid, serta sendang (tempat pemandian) keramat.
Sejak masa Hindia-Belanda, Madiun adalah suatu gemeente yang berpemerintahan sendiri (swapraja) karena komunitas Belanda yang bekerja di berbagai perkebunan dan industri tidak ingin diperintah oleh Bupati (yang adalah orang Jawa). Sebagai suatu kota Swapraja, Madiun didirikan 20 Juni 1918, dengan dipimpin pertama kali oleh asisten residen Madiun. Baru sejak 1927 dipimpin oleh Seorang Wali Kota.
Sumber Wikipedia


Pangkalan Utama TNI - AU Iswahjudi

Wisata Belanja dan Hiburan Madiun
Madiun mulai menata dirinya sebagai Kota Perdagangan dan Industri. Tengok saja beberapa investor asing berani menanamkan modalnya untuk melakukan bisnis di kota ini. Hotel Aston dan Sun City siap dibuka awal Tahun 2014. Sun City merupakan kawasan terpadu yang terdiri dari Mall, Hotel, Convention, Theme Park, dan Water Park siap hadir di kota ini. Wajar jika harga tanah di kota ini cukup mahal.

Rencana Sun City Festival - Madiun




Progress Sun City Festival Madiun


Hotel Aston Madiun
Sumber : Ananto Hermawan Blog

Menjamurnya Bisnis Karaoke Keluarga seperti Naviri, Happy Puppy, dan DIVA Karaoke siap meramaikan bisnis hiburan dengan harga yang cukup memadai. Harga Karaoke disini terbilang jauh lebih murah dengan fasilitas mewah.



Sarana bertemunya Komunitas ada di Madiun Town Square atau lebih dikenal dengan Alun-alun Madiun. Alun-alun ini mempunyai Taman Kota dimana pemerintah juga sengaja menyatukan alam dengan nuansa perkotaan. Kehadiran burung-burung Merpati membuat nuansa eco living yang berpadu eco green terlihat jelas disini. Interaksi manusia terutama dengan membawa buah hatinya mengajarkan akan pentingnya berbagi dengan sesama makhluk hidup. Burung-burung yang terpelihara dengan baik didalam kandangnya merupakan sumbangan dari berbagai intansi dan lingkup departemen swasta maupun negeri disekitar Karasidenan Madiun.Karasidenan Madiun meliputi wilayah Madiun, Ngawi, Magetan, dan Pacitan. Yang lebih unik lagi jika minggu pagi Nasi Liwet Jl. H Agus Salim mangkal di tempat ini. Sambil menikmati Nasi Liwet dan sajian masakan lain kita dapat menikmati keindahan Pusat Kota Madiun dari sini.




Taman Kota "Alun- alun" Madiun sebagai interaksi komunal

Masjid Pusat Kota Madiun

Terdapat beberapa kolam renang dan waterpark yang menjadi sarana hiburan anak-anak. Ada Sun City, Dumilah Waterpark, I Club dan Merdeka Hotel Swimming Pool. Kita dapat menikmati fasilitas kolam renang dengan harga yang cukup memadai.






Pembagunan Mall Sun City akan menjadi icon tersendiri bagi Kota Madiun. Tidak tanggung-tanggung Anchor Tenant seperti Lotus Departemen Store di bawah Mitra Adi Perkasa yang memegang brand Departemen Store Internasional seperti Seibu, Debenhams, Metro dan Sogo hadir disini. Begitu juga J.Co, Bread Talk akan hadir disini. Optik Tunggal dan Melawai , Ace Hardware, DIVA karaoke, B. FIT Club, dan New Star Cineplex akan hadir disini. Bersinerginya beberapa Departemen Store dan Hypermarket cukup memberikan gambaran bahwa kota ini mengalami tingkat pendapatan yang semakin naik dari tahun ke tahun. Ada beberapa Departemen Store dan Hypermarket seperti Matahari dan Hypermart di Plaza Madiun, Timbul Jaya Plaza, Carrrefour, dan Pasaraya Sri Ratu. Selain itu jalan disekitar Agus Salim dan Pahlawan merupakan sentra perdagangan untuk saat ini.

 Plaza Madiun

 Pasaraya Sri Ratu

 Timbul Jaya Plaza

Carrefour - Madiun


Industri

PT. INKA (Industri Kereta Api) adalah salah satu Industri Strategis Indonesia. Pabrik Sepur ini didirikan Dengan SK Menteri Perhubungan No. 32/OT.001/Phb/80 tanggal 27 Pebruari 1980. PT. INKA merupakan Manufactured Industry yang berusaha untuk saling melengkapi dengan kebutuhan PT. KAI (Kereta Api Indonesia) sebagai penyedia jasa. Wajar saja industri ini harus bertahan karena hanya beberapa negara yang mempunyai Industri Kereta Api. Seperti Jepang - "Nippon sharyo", dan Jerman - "Bombardir". Selain bergerak di bidang Industri Kereta Api diversifikasi usaha PT. INKA juga bergerak di bidang pembuatan INO-BUS untuk Trans Jakarta, dan mobil rakitan GEA. Industri ini mempunyai karyawan yang cukup besar. Ada sekitar 849 Karyawan tetap dari PT. INKA sendiri dan ribuan tenaga outsourche yang tersebar di anak perusahaan PT. INKA seperti Railindo Global Karya dan PT. Rekaindo Global Jasa. Dengan terserapnya ribuan tenaga kerja akan mengurangi pengangguran di wilayah Madiun secara khusus. Dengan Kehadiran PT. INKA seharusnya Bangsa ini mampu mempertahankan nilai dari hasil karya Bangsa itu sendiri. Dan bukan dibiarkan tanpa mendukung Industri Nasional.























Pablik Gula Rejo Agung dan Kanigoro yang tergabung dalam PT. PG Nusantara merupakan pabrik gula terbesar di Madiun. Ada yang menarik pada saat panen tebu biasanya para pekerja mengadakan syukuran selama sepekan dengan terselenggaranya pasar malam.



Tentang Kuliner
Lalu apa yang menarik dari Kuliner di Kota ini ? Jika ditanya makanan Pecel kota ini memegang nama pertama. Begitu juga dengan Brem dan Roti Klasik Belanda "Bluder". Wah menarik bukan ?
Bluder adalah sejenis Roti Klasik Belanda yang cukup populer di kalangan masyarakat kota Surabaya dan Jakarta. Biasanya mereka membeli roti klasik ini dalam jumlah banyak. 1 dusnya berharga Rp. 60.000,- terdiri dari 10 Roti Klasik jadi kalau dihitung per rotinya yang sekitar Rp. 6.000,- . Bluder yang terkenal adalah Cokro tetapi pendiri Bluder itu sendiri alias pembuat pertama Bluder memisahkan diri dengan membuat gerai tersendiri bernama Bluder Kreshna.




Selain itu Dawet Suronatan daan gado-gado Pak Tom juga patut untuk dicoba rasanya yang cukup menggoda rasa dan kekhasan Dawet dari sejak lama membuat orang-orang yang mempunyai kenangan dengan Madiun ingin mengulang lagi sejarah itu.


Dibangunnya Sentra Kuliner seperti Jl. Diponegoro, Agus Salim dan Serayu membuat orang tertarik untuk datang disini. Coba lezatnya Bakso Pak Simo, Soto Daging Pasar Kawak, atau Nasi Liwet Agus Salim dan Alun-alun. Belum lagi ditambah Special Sambal "SS", Ayam Goreng Pemuda dan Lekko Jl. Agus Salim. Di tempat lain cabang Soto Pak Min siap menunggu ketika anda memasuki wilayah Madiun. Coba juga Ayam Goreng Banjar Rejo dan beberapa warung Sate Ponorogo yang siap memanjakan lidah.

Pendidikan

Ada beberapa Universitas Swasta di Kota Madiun seperti Universitas Merdeka dan Politeknik Negeri Madiun yang terletak di Jl. Serayu. IKIP Madiun dan Universitas Katholik Widya Tama "Wima". SMAN 2 Madiun merupakan SMA Unggulan di Kota ini. Hampir dari 70 % siswanya masuk di PTN di Indonesia. Selain itu Sekolah Katholik ST. Bernadus juga merupakan sekolah swasta dengan sistem pengajaran yang ketat.



Seni

Adanya Seni Bela Diri seperti S.H Teratai dan Winongo merupakan pernyataan bahwa kota ini adalah ahlinya bela diri silat. S.H Teratai yang cabangnya tersebar di luar kota seperti Ponorogo, Pacitan bahkan SMA saya SMUN 90 Jakarta mengangkat citra Madiun sebagai pusatnya pendekar. Pada hari-hari tertentu anggotanya melakukan kenaikan tingkat dan semedi seperti pada malam 1 Suro/ Muharam atau Acara Halal Bi Halal. Memang terkadang sebagian anggota meresakan warga masyarakat yang lain karena melakukan konvoi yang terkadang melakukan anarki dan timbul kerusuhan.

Padepokan Utama SH Teratai

Komunitas pencinta lagu keroncong barat atau komunitas In Lounge hadir secara Live di Studio Wanara RRI Pro 1 FM secara Live. Komunitas ini dimotori oleh Bapak Muljo Prasedyanto dan Bambang Koeshendarto siap memberikan kontribusi terbaik bagi Seni Keroncong Eksklusif.





Mari dengar lagu ini !


Itulah beberapa informasi menarik dari Madiun semoga dapat dijadikan referensi bagi anda yang ingin mengunjungi Madiun.
0 comments